“Entah
apa judulnya”
Kau terbangkanku ke awan lalu
jatuhkan ke dasar jurang..
Ya, lirik lagu itu yg tepat untuk
menggambarkan suasana hati saat ini.. sebenarnya apa salahku? Setiap dekat
dengan seseorang, awalnya indah tapi akhirnya selalu seperti ini,, memang tidak
pernah ada status layaknya teman2 yg lain saat menjalin hubungan atau dekat
dengan seseorang, namun aku belum pernah merasakan indah hingga akhir, inilah
yg mendasariku untuk tidak dekat dengan seseorang,, lebih baik sendiri seperti
biasanya, terserah mau dibilang cupu, kutu buku, jomblo dari lahir, yang
penting aku bahagia, daripada dekat dengan seseorang tapi akhirnya seperti ini..
Ini bukan kali pertama, sampai
suatu hari ada teman mengataiku “bolehlah prestasimu baik, mulus, tapi kisah
cintamu tak pernah mulus”.. awalnya aku biasa saja dengan kalimat itu, namun
lama2 aku berfikir,apakah ini benar..
Setiap manusia pasti mempunyai
feeling saat ada sesuatu yang berbeda.. termasuk denganmu saat ini, kau
biasanya tidak seperti ini.. aku tau kau perlahan-lahan mulai menjauhiku, apa
salahku? Kenapa tidak kau katakan langsung? Takut menyakiti? Bagiku ketika kau
mencoba menjauh perlahan-lahan seperti ini sama saja seperti kau mencoba
melukaiku perlahan-lahan, dan itu rasanya jauh lebih sakit.. aku mencoba
bersikap biasa, karena aku berfikir, aku ini siapa? Tidak ada hak untuk marah
ataupun sedih, namun aku kecewa dengan perubahan sikapmu.. terkadang tidak tahu
itu lebih baik daripada berpura-pura tidak tahu..
Aku memang tidak seperti
kebanyakan cewek jaman sekarang yang cantik, seksi, modis, dan jago dandan..
tapi setidaknya aku punya hati, yang seharusnya tidak tergores setiap aku dekat
dengan seseorang..
Terkadang ada semacam iri ketika
teman2 yang lain telfonan, ataupun ketemuan dengan seseorang yang spesial,
namun aku bisa apa? Menunggu dan terus menunggu kabar darimu yang entah kapan
datangnya... aku mengalah memberi kabar lebih dulu ataupun telfon lebih dulu
tapi apa balasannya? Kau mencoba mencari alasan untuk menutup telfonnya, tidak
seperti biasanya sampai lupa waktu saat berbincang denganmu..
Jadi selama ini kau anggap aku
ini apa? Mungkin teman2ku akan tersenyum nyinyir saat membaca coretanku ini,
malang sekali nasibku ini, pasti ini yang ada dibenak mereka..
Sudahlah, Tuhan Maha Segalanya..
aku hanya bisa berharap padaNya.. semoga kelak akan ada kado kejutan indah yang
disiapkan untukku.. amiiin
ZN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar